2013/12/01

masa lalu ..




Sejak perpisahan itu kamu terlihat lebih  bahagia dari sebelumnya, disini aku ga pernah melihat ada guratan sedih yang harusnya kamu alami
          Kamu begitu menikmati dunia mu yang saat inni kamu jalani tanpa kamu pikirkan yang selalu aku rasakan tanpa hadir mu di hari-hari ku, aku yang selalu tersiksa ketika malam tiba dan rasa rindu yang semakin aku tahan semakin kuat ku rasakan
          Tapi aku bahagia melihat senyum mu yang lebar dan manis itu kamu berikan kepada mereka yang membutuhkan, mereka yang mencintai mu, meski melihatnya membuat pipi ku basah tapi ga akan ku biarkan kamu tau apa yang ku rasakan semua ini, aku ga mau jadi beban pikiran mu lagidan biarkan ku nikmati sakit ini sendiri
          Mungkin emang sifat mu yang mudah akrab dan dekat dengan wanita-wanita itu yang membuat mu secepat kilat melupakan kenangan kita, aku akui sifat mu bisa membuat nyaman wanita manapun yang mendekat termasuk aku dullu, dan kamu sangat menikmati itu ! terbukti ketika kamu lebih takut kehilangan teman-teman dekat yang baru kamu kenal itu ketimbang harus kehilangan aku. Iya aku emang bukan bagian dari hidup mu lagi, wajar kalau kamu lebih milih masa depan ketimbang aku masa lalu mu
          Sampai saat inipun aku masih merasa orang paling bodoh, karena aku belum bisa menghadirkan orang baru untuk menggantikan mu, aku juga bukan tipikal pemilih yang harus punya pacar dengan segudang syarat, aku cuma menginginkan dy yang bisa membuat ku melupakan mu!
          Meskipun terkesan lebay dan ke anak-anakan tapi ini yang aku alami, aku merasa kan sesak yang semakin lama semakin dalam ku rasakan karena otak dan hati ku mulai bekerja tidak sejalan lagi, ketika otak ku telah berusaha untuk melupakan dan membenci mu dengan membangkitkan ingatan terburuk tentang mu tapi hati ku tetap tidak bisa menerima kenyataan bahwa sudah puluhan kali mata ku di buat nya berair, pipi ku basah oleh nya dan nafas ku sesak tak karuan karena ego nya, yang ada dalam hati ku bahwa cinta yang kita bangun dari dulu itu dengan canda tawa dan aku yakin kita saling mencintai sebelum akhirnya membenci L

0 komentar:

Posting Komentar

2013/12/01

masa lalu ..



Sejak perpisahan itu kamu terlihat lebih  bahagia dari sebelumnya, disini aku ga pernah melihat ada guratan sedih yang harusnya kamu alami
          Kamu begitu menikmati dunia mu yang saat inni kamu jalani tanpa kamu pikirkan yang selalu aku rasakan tanpa hadir mu di hari-hari ku, aku yang selalu tersiksa ketika malam tiba dan rasa rindu yang semakin aku tahan semakin kuat ku rasakan
          Tapi aku bahagia melihat senyum mu yang lebar dan manis itu kamu berikan kepada mereka yang membutuhkan, mereka yang mencintai mu, meski melihatnya membuat pipi ku basah tapi ga akan ku biarkan kamu tau apa yang ku rasakan semua ini, aku ga mau jadi beban pikiran mu lagidan biarkan ku nikmati sakit ini sendiri
          Mungkin emang sifat mu yang mudah akrab dan dekat dengan wanita-wanita itu yang membuat mu secepat kilat melupakan kenangan kita, aku akui sifat mu bisa membuat nyaman wanita manapun yang mendekat termasuk aku dullu, dan kamu sangat menikmati itu ! terbukti ketika kamu lebih takut kehilangan teman-teman dekat yang baru kamu kenal itu ketimbang harus kehilangan aku. Iya aku emang bukan bagian dari hidup mu lagi, wajar kalau kamu lebih milih masa depan ketimbang aku masa lalu mu
          Sampai saat inipun aku masih merasa orang paling bodoh, karena aku belum bisa menghadirkan orang baru untuk menggantikan mu, aku juga bukan tipikal pemilih yang harus punya pacar dengan segudang syarat, aku cuma menginginkan dy yang bisa membuat ku melupakan mu!
          Meskipun terkesan lebay dan ke anak-anakan tapi ini yang aku alami, aku merasa kan sesak yang semakin lama semakin dalam ku rasakan karena otak dan hati ku mulai bekerja tidak sejalan lagi, ketika otak ku telah berusaha untuk melupakan dan membenci mu dengan membangkitkan ingatan terburuk tentang mu tapi hati ku tetap tidak bisa menerima kenyataan bahwa sudah puluhan kali mata ku di buat nya berair, pipi ku basah oleh nya dan nafas ku sesak tak karuan karena ego nya, yang ada dalam hati ku bahwa cinta yang kita bangun dari dulu itu dengan canda tawa dan aku yakin kita saling mencintai sebelum akhirnya membenci L

Tidak ada komentar:

Posting Komentar