Sejak perpisahan itu kamu
terlihat lebih bahagia dari sebelumnya,
disini aku ga pernah melihat ada guratan sedih yang harusnya kamu alami
Kamu
begitu menikmati dunia mu yang saat inni kamu jalani tanpa kamu pikirkan yang
selalu aku rasakan tanpa hadir mu di hari-hari ku, aku yang selalu tersiksa
ketika malam tiba dan rasa rindu yang semakin aku tahan semakin kuat ku rasakan
Tapi
aku bahagia melihat senyum mu yang lebar dan manis itu kamu berikan kepada
mereka yang membutuhkan, mereka yang mencintai mu, meski melihatnya membuat
pipi ku basah tapi ga akan ku biarkan kamu tau apa yang ku rasakan semua ini,
aku ga mau jadi beban pikiran mu lagidan biarkan ku nikmati sakit ini sendiri
Mungkin
emang sifat mu yang mudah akrab dan dekat dengan wanita-wanita itu yang membuat
mu secepat kilat melupakan kenangan kita, aku akui sifat mu bisa membuat nyaman
wanita manapun yang mendekat termasuk aku dullu, dan kamu sangat menikmati itu
! terbukti ketika kamu lebih takut kehilangan teman-teman dekat yang baru kamu
kenal itu ketimbang harus kehilangan aku. Iya aku emang bukan bagian dari hidup
mu lagi, wajar kalau kamu lebih milih masa depan ketimbang aku masa lalu mu
Sampai
saat inipun aku masih merasa orang paling bodoh, karena aku belum bisa
menghadirkan orang baru untuk menggantikan mu, aku juga bukan tipikal pemilih
yang harus punya pacar dengan segudang syarat, aku cuma menginginkan dy yang
bisa membuat ku melupakan mu!
Meskipun
terkesan lebay dan ke anak-anakan tapi ini yang aku alami, aku merasa kan sesak
yang semakin lama semakin dalam ku rasakan karena otak dan hati ku mulai
bekerja tidak sejalan lagi, ketika otak ku telah berusaha untuk melupakan dan
membenci mu dengan membangkitkan ingatan terburuk tentang mu tapi hati ku tetap
tidak bisa menerima kenyataan bahwa sudah puluhan kali mata ku di buat nya
berair, pipi ku basah oleh nya dan nafas ku sesak tak karuan karena ego nya,
yang ada dalam hati ku bahwa cinta yang kita bangun dari dulu itu dengan canda
tawa dan aku yakin kita saling mencintai sebelum akhirnya membenci L
0 komentar:
Posting Komentar